Pesona Kawah Ijen


Kawah ijen yg terletak  di Banyuwangi  mempunyai pesonanya yang sangat indah sekali ,Berangkat dari Surabaya jam 04:00 ,  jalur yang ditempuh  dari  Surabaya  lewat Bondowongso –> Wonosari  –> Sukosari —> Sempol –> Belawan —> Pantulding post terahkir menuju ke kawah Ijen. jaraknya dari surabaya sekitar 255 Km.

Dalam perjalanan dari Wonosari ke Sempol kondisi jalan masih rusak berat sehingga perlu hati-hati waktu jalan,untung kami membawa  kendaraan Terios Daihatsu yang agak tinggi sehingga masih bisa jalan walaupun jalannya sekitar 10 – 15 km/jam  ,untuk jenis Sedan  sebaik jangan pakai sampai jalannya diperbaiki, sedangkan untuk kendaraan roda dua masih banyak yang lewat

Jalan di Perkebunan Kopi

Sampai di Sempol sekitar pukul 11:00  dan harus lapor  penjaga  Perkebunan,  bila ingin menginap di tempat Perkebunan Kopi  juga menyediakan tempat, jarak dari kawah ijen masih sekitar 17 km, disini pemandangan lereng bukit yang ditanami Kopi kelihatan juga indah sekali , udara juga mulai  dingin dan jalan di Perkebunan sudah bagus sekali.

Alternatif lain untuk  menginap adalah di Belawan atau Jampit yang jaraknya dari sempol sekitar 5 km,  di belawan ada pemandian air panas dan air terjun, sayang kami tidak menginap disini karena hotel sudah penuh.

Kawah Ijen-Hotel Belawan

Dari Belawan ke Paltuding jaraknya sekitar 12 km, sedangkan jalannya sempit sehingga  perlu hati-hati saat perpapasan kendaraan, di Paltuding tempat terahkir untuk menuju kawah Ijen dengan  kendaraan dan harus berjalan kaki sekitar 3,2 km  dengan tanjakan sekitar 30 – 50 derajat

Kawah Ijen-Paltuding

Peralatan yang perlu disiapkan ialah memakai sepatu cat karena jalannya naik-turun, jaket yang menutup telinga karena hawanya dingin , masker yang dibasahi dengan air karena bau belerang , dan tak kalah pentingnya membawa minuman  hangat  teh manis atau kopi yang dapat menyegarkan badan.

Diperjalan menemui  orang-orang  memikul belerang dari atas kawah ijen hanya untuk menyambung hidup , dengan diiringi tiupan suara angin dan udara yang berkabut kami berusaha untuk mencapai puncak  dan sekali-kali lihat  jarak perjalanan,  kira-kira mencapai 2 km atau 20 Hm yang tertulis di penunjuk jarak ada warung kecil yang menyediakan minuman hangat teh manis atau kopi panas dan juga mie rebus Hmm .. rasanya  enak sekali walaupun hanya mie rebus dan teh atau kopi panas.Di Bibir Kawah Ijen

Kawah Ijen-Pencari Belerang

Kawan Ijen-Warung Kopi

 

Perjalan harus dilanjutkan lagi karena jam15:00 ,kondisi jalan masih menanjak, baru pada 24 Hm  jalannya  mulai mendatar dan mulai terasa bau belerang yang menyengat  dan kabut yang mulai bertambah tebal, pada 32 Hm  baru tiba di bibir Kawah Ijen, sayang tidak bisa melihat kawah karena kabut tebal dan angin yang sangat kencang, kira-kira beberapa  menit kemudian kami segera turun ke Paltuding karena kabut bertambah tebal.

Kawah Ijen-Bibir Kawah

Kawah Ijen-Penunjuk Jarak di Bibir Kawah

 

 

 

 

 

Jam 16;00 kami sampai di Paltuding dan segera berangkat lagi lewat jalur Paltuding  –>Licin –>Glagah –> Banyuwangi yang jaraknya sekitar 17 Km.

Dalam perjalanan melewati hutan yang rimbun dan indah tetapi kondisi jalan yang rusak  menjadikan kondisi menjadi mencekam kawatir kalau kendaran terjadi kerusakan. ya….. Semoga jalannya segera dibangun oleh pemerintah daerah Kabupaten Banyuwangi dan Bondowongso sehingga banyak wisatawan yang datang ke Kawah Ijen.

Tentang suwandikcf

Electrical Enginner
Pos ini dipublikasikan di Wisata dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s